Cash flow sangat penting untuk bisnis. Pasalnya, arus kas perusahaan memberikan gambaran bagi seorang pebisnis mengenai aktivitas perusahaan atau kesehatan usahanya.
Ada pepatah mengatakan, “Pendapatan adalah kesia-siaan, keuntungan adalah kewarasan, tetapi uang tunai adalah raja”. Jika uang tunai adalah raja, lalu mengapa 82% UMKM bangkrut karena masalah cash flow?
Agar kamu terhindar dari kesalahan tersebut, mari kita bahas secara mendetail seberapa pentingnya cash flow untuk UMKM kamu. Simak penjelasannya dibawah ini!
Baca juga: Cash flow dan cara meningkatkannya agar maksimal
Cash Flow Penting Untuk UMKM
Menurut survei Viably pada Desember 2021 terhadap pemilik UMKM menemukan bahwa:
- 65% pemilik bisnis meninjau pendapatan.
- 68% pemilik bisnis meninjau pengeluaran bisnis.
- Hanya 45% pemilik bisnis yang meninjau laporan arus kas.
Para pelaku UMKM sering mengalami kesulitan dalam menghasilkan dan menyimpan uang tunai yang mereka butuhkan untuk mendanai biaya operasi bisnis secara berkepanjangan. Tidak sedikit UMKM gagal lantaran kurangnya pemahaman terkait manajemen cash flow.
Untuk memahami mengapa arus kas sangat penting bagi bisnis, kamu harus memahami tiga konsep keuangan: likuiditas, solvabilitas, dan viabilitas. Berikut penjelasan dari 3 konsep tersebut:
Likuiditas
Likuiditas bisnis mengacu pada kemampuan untuk memahami kewajiban keuangan jangka pendek. Secara sederhana, likuiditas berpatok pada kemampuan bisnis untuk mengubah asetnya menjadi uang tunai dengan cepat.
Kas merupakan aset yang paling likuid atau yang mudah dicairkan menjadi uang tunai dalam kurun waktu singkat. Sementara itu, aset yang tidak likuid adalah peralatan atau bangunan.
Solvabilitas
Solvabilitas mengacu pada keadaan di mana aset (persediaan, piutang, peralatan, dll.) perusahaan cukup untuk menutupi kewajiban jangka panjang, seperti pinjaman berjangka, pajak, bunga yang harus dibayar, dll.
Siklus cash flow masuk dan keluar dari waktu ke waktu dan kesenjangan, menjadi dua hal yang menentukan solvabilitas bisnis. Ketika aset bisnis menjadi tidak likuid, maka tidak dapat menghasilkan cukup uang tunai untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang.
Oleh karena itu, perusahaan mungkin tidak dapat meminjam atau mengumpulkan dana untuk operasi dan kewajiban di masa mendatang. Keadaan ini pada akhirnya mengarah pada kebangkrutan, bahkan hingga berada pada situasi bukan lagi bisnis yang layak.
Baca juga: Cash Flow Adalah Kunci Sukses Bisnis, Benar atau Tidak?
Viabilitas
Viabilitas atau biasa disebut kelangsungan hidup mengacu pada keberlangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang dan kemampuannya untuk mempertahankan keuntungan selama periode tertentu.
Singkatnya, viabilitas bisnis merujuk pada mempertahankan keuangan perusahaan, pengeluaran di tingkat strategi hingga operasional harus berbanding lurus atau disesuaikan dengan dana yang diterima.
Baca juga: Mengenal Cash Outflow, Arus Kas Keluar Yang Berperan Penting Dalam Bisnis
Buat Laporan Cash Flow Lebih Mudah dengan Paper.id
Sesuai penjelasan diatas, ternyata manajemen cash flow sangat penting bagi bisnis, termasuk UMKM. Tapi, tidak perlu khawatir, kini para pengusaha bisa melakukan proses pencatatan dan pembuatan laporan keuangan karena ada platform bisnis terpercaya, Paper.id.
Dengan fitur invoicing & payment, kamu bisa membuat invoice penjualan lebih mudah dan tercatat secara otomatis karena sudah terintegrasi. Selain itu, kamu juga bisa mengecek pendapatan kamu secara langsung. Segala kemudahan ini bisa kamu rasakan tanpa dipungut biaya apapun alias GRATIS! Mau tahu caranya, KLIK DISINI!


