Sebagai pelaku usaha, Anda pasti mengenal term of payment invoice. Hal ini mengatur tempo pembayaran dari sebuah transaksi yang perlu diperhatikan. Pihak pembeli perlu melunasi invoice sebelum TOP yang ada habis. Jika tidak, pihak penjual bisa memberikan denda atau hal lainnya kepada pembeli, jika tidak dilunasi.
Secara umum, term of payment invoice atau syarat pembayaran dibedakan dalam ukuran waktu. Ada yang 7 hari, 14 hari, bahkan hingga 60 hari. Hal ini tergantung kesepakatan yang terjalin antara pihak penjual dan pembeli (umumnya, supplier dan buyer). Setiap industri memiliki TOP yang berbeda-beda. Industri F&B cenderung memiliki tempo yang cepat. Di sisi lain, industri manufaktur atau bahan mentah cenderung menerapkan tempo yang panjang. Untuk mengenal lebih dalam mengenai TOP, cek penjelasannya lebih lengkap dibawah ini!
Baca juga: Mengenal jenis-jenis likuiditas dalam bisnis dan jenisnya
Apa itu term of payment invoice?
Syarat pembayaran merupakan mekanisme atau perjanjian antara penjual dan pembeli untuk transaksi suatu pembayaran barang. Syarat pembayaran biasa berkaitan dengan potongan tunai, jangka waktu pembayaran, dan jumlah potongan yang diberikan.
Dalam beberapa kasus, syarat pembayaran juga menyangkut kondisi ganti rugi jika pelunasan dilakukan setelah waktu tempo yang sudah disepakati. Selain itu syarat pembayaran dapat membantu sebuah bisnis memiliki jadwal penerimaan pembayaran secara rutin.
Berikut ini adalah beberapa ketentuan term of payment invoice paling populer dan sering digunakan untuk pembayaran faktur pada bisnis.
- Pembayaran langsung
Tipe ketentuan ini berarti pelanggan atau pembeli harus segera melakukan pembayaran yang akan jatuh tempo saat produk dikirim. Pembayaran biasanya dilakukan secara tunai. Secara umum, hal ini kerap terjadi pada supplier kecil yang menjual bahan-bahan ke toko kecil. Toko kecil sering menggunakan pembayaran cash on delivery atau cash before delivery dimana, pembayaran akan langsung dilakukan ketika barang sudah sampai atau bayar dulu baru barangnya akan dikirimkan. - Syarat n/30 atau Net 30
Ini merupakan ketentuan pembayaran yang paling umum, yaitu net 30 hari atau n/30 yang berarti, Anda perlu melunasi pembayaran sebelum waktu 30 hari berakhir. Sebagai contoh, jika Anda menyepakati sebuah transaksi dengan n/30 pada tanggal 1 Agustus 2021, maka Anda perlu melunasinya tepat pada tanggal 31 Agustus 2021 (tepat 30 hari setelah tanggal 1 berakhir). - Syarat 2/10 Net 30
Ketentuan ini hampir sama dengan ketentuan di atas, di mana pelanggan harus melakukan pembayaran maksimal 30 hari sejak faktur diterima. Namun, supplier dapat memberikan diskon sebesar 2% jika buyer dapat melunasi pembayaran hanya dalam 10 hari saja. Dengan begitu, hal ini menjadi salah satu langkah cerdik yang diambil oleh supplier agar invoice bisa segera lunas. Cara cerdik lainnya yang dapat Anda lakukan adalah dengan menggunakan layanan #dibayarlebihcepat dari Paper.id. Dengan layanan ini, Anda bisa mencairkan invoice sebelum jatuh tempo sehingga operasional bisnis lebih lancar! Klik disini untuk info lebih lanjut! - EOM (End of Month)
Seperti namanya, End of Month artinya pembayaran harus sudah dilunasi pada akhir bulan berjalan. Dengan kata lain, tanggal berapapun proses pembelian dilakukan, maka pelunasan pembayaran memiliki jatuh tempo di akhir bulan. Sebagai contoh adalah pembelian dilakukan pada tanggal 21 April 2021, maka tenggang term of payment invoice adalah pada tanggal 30 April 2021 dengan jumlah pembayaran penuh tanpa aturan potongan. - Syarat n/10, EOM
Pada syarat n/10 EOM dimaksudkan bahwa pelunasan pembayaran memiliki jatuh tempo 10 hari setelah tanggal akhir bulan. Angka 10 tentu bisa disesuaikan sesuai lamanya hari yang disepakati, umumnya adalah 10 atau 15. Syarat n/10 EOM juga tidak berlaku sistem potongan tunai jika pembayaran dilakukan sebelum jatuh tempo. - Syarat 2/10, EOM
Term of payment invoice ini memberlakukan potongan jika pembayaran dilakukan pada jangka waktu tertentu sebelum jatuh tempo. Jika syaratnya ialah 2/10, EOM artinya pembayaran memiliki jatuh tempo pada akhir bulan berjalan tetapi jika pelunasan pembayaran dilakukan pada 10 hari setelah tanggal transaksi maka akan mendapat potongan tunai sebesar 2%. Transaksi penjualan tidak akan ada maknanya jika kamu belum mendapatkan uang hasil penjualan mu atau masih tertahan di pelanggan. Karena itulah menetapkan term of payment invoice yang jelas akan membantumu memastikan dalam menerima uang hasil penjualan.
Baca juga: 3 cara agar bisnis B2B dapat dibayar lebih cepat oleh buyer
Tanpa jadwal dan ketentuan, pelanggan dapat memilih untuk membayar faktur sesuai jadwal mereka sendiri yang tentunya bisa membawa masalah pada bisnis yang kamu sedang jalankan, seperti masalah arus kas yang serius yang bisa menghambat operasional bisnis itu sendiri.


